<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>my little story</title>
	<link>http://nunzagustine.blogsome.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Wed, 07 Mar 2007 01:33:16 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Sistem operasi</title>
		<link>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/sistem-operasi/</link>
		<comments>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/sistem-operasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2007 01:04:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>IPTEK</category>
		<guid>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/sistem-operasi/</guid>
		<description><![CDATA[	Dalam Ilmu komputer, Sistem Operasi (SO, atau dalam bahasa Inggris: Operating System atau OS) adalah suatu software sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
	Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Dalam Ilmu komputer, Sistem Operasi (SO, atau dalam bahasa Inggris: Operating System atau OS) adalah suatu software sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.</p>
	<p>Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan &#8220;kernel&#8221; suatu Sistem Operasi.</p>
	<p>Daftar isi [tampilkan]<br />
1 Pendahuluan<br />
2 Layanan inti umum<br />
3 Sistem Operasi saat ini<br />
4 Proses<br />
4.1 Status Proses<br />
5 Lihat juga<br />
6 Pranala luar </p>
	<p>[sunting] Pendahuluan<br />
Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall.</p>
	<p>Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.</p>
	<p>Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.</p>
	<p>Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:</p>
	<p>Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory<br />
Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi<br />
Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna<br />
Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain<br />
Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.<br />
Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS</p>
	<p>[sunting] Layanan inti umum<br />
Seiring dengan berkembangnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan network dan koneksitas internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu untuk menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan terus bertambah.</p>
	<p>Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, Application Programming Interface atau disingkat dengan API. Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API.</p>
	<p>Walaupun demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada program-program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut. Contohnya bila program yang dibuat untuk windows 3.1 bila dijalankan pada windows 95 dan generasi setelahnya akan terlihat perbedaan yang mencolok antara window program tersebut dengan program yang lain.</p>
	<p>[sunting] Sistem Operasi saat ini<br />
Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:</p>
	<p>Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista yang akan dirilis pada tahun 2007)).<br />
Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.<br />
Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).<br />
Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.</p>
	<p>[sunting] Proses<br />
Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.</p>
	<p>Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.</p>
	<p>Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.</p>
	<p>Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).</p>
	<p>[sunting] Status Proses<br />
Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:</p>
	<p>Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya<br />
Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor<br />
Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas </p>
	<p>[sunting] Lihat juga<br />
Haiku<br />
Linux<br />
Windows </p>
	<p>[sunting] Pranala luar<br />
Pengantar Sistem Operasi Komputer Plus Studi Kasus Kernel Linux oleh Masyarakat Digital Gotong Royong (MDGR).<br />
Koleksi Open-Content Textbook: Wikibooks:Operating System Design<br />
Diperoleh dari &#8220;http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi&#8221;<br />
Kategori: Sistem operasi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/sistem-operasi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>E-mail</title>
		<link>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/e-mail/</link>
		<comments>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/e-mail/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2007 00:58:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>IPTEK</category>
		<guid>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/e-mail/</guid>
		<description><![CDATA[	

Email merupakan pengganti surat-menyurat melalui kertas di dunia maya. Apabila kita perlu mencantumkan nama dan alamat tujuan di surat kertas, maka pada email, nama dan alamat tersebut juga diperlukan, dalam bentuk yang berbeda. 
	Untuk mengirim email, kita perlu memakai aplikasi KlienMail, sedangkan agar kita dapat menerima email, kita membutuhkan bantuan ServerMail. Selain itu, tersedia pula [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<div>
<div>
<p class="line874">Email merupakan pengganti surat-menyurat melalui kertas di dunia maya. Apabila kita perlu mencantumkan nama dan alamat tujuan di surat kertas, maka pada email, nama dan alamat tersebut juga diperlukan, dalam bentuk yang berbeda. </p>
	<p class="line862">Untuk mengirim email, kita perlu memakai aplikasi <a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/KlienMail"><font color="#0044b3">KlienMail</font></a>, sedangkan agar kita dapat menerima email, kita membutuhkan bantuan <a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/ServerMail"><font color="#0044b3">ServerMail</font></a>. Selain itu, tersedia pula layanan <a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/WebMail"><font color="#0044b3">WebMail</font></a>: pemakai hanya memerlukan <a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/WebBrowser"><font color="#0044b3">WebBrowser</font></a> untuk menerima dan membaca, sekaligus menulis dan mengirim email. </p>
	<ol>
<li>
<p class="line891"><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/PengalamatanEmail"><font color="#0044b3">PengalamatanEmail</font></a> &#8212; penjelasan seputar pemakaian alamat email. </p>
</li>
	<li>
<p class="line891"><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/TajukEmail"><font color="#0044b3">TajukEmail</font></a> &#8212; pencatat perjalanan email dari tempat asal sampai dengan tujuan. </p>
</li>
	<li>
<p class="line891"><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/EtiketEmail"><font color="#0044b3">EtiketEmail</font></a> &#8212; seperti halnya berkomunikasi dengan peralatan lain, email juga memiliki etiket. </p>
</li>
	<li>Pemakaian PGP &#8212; Pretty Good Privacy (PGP) adalah alat bantu yang memudahkan pemakaian tanda tangan digital dan enkripsi pesan. </li>
</ol>
	<p class="line867">&nbsp;</p>
	<h2>Fenomena email</h2>
	<p class="line874">Email kian dipakai oleh banyak orang dan menciptakan fenomena tertentu yang menarik diamati. </p>
	<ol>
<li>
<p class="line891"><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/EfekDominoEmail"><font color="#0044b3">EfekDominoEmail</font></a> &#8212; email berisi pesan tertentu tanpa terduga menyebar ke segenap penjuru. </p>
</li>
</ol>
	<p class="line867">&nbsp;</p>
	<h2>Permasalahan berkaitan dengan email</h2>
	<p class="line867"><img title="/!\" height="15" alt="/!\" src="http://atijembar.net/moin/share/moin/htdocs//modern/img/alert.png" width="15" border="0" /> Penting diperhatikan: <strong>Jangan membuka lampiran (<em>attachment</em>) atau melakukan klik tetikus ke lampiran email yang bermasalah.</strong> Sangat mungkin lampiran tersebut berisi virus atau <em>worm</em> yang dapat menyebabkan masalah di komputer Anda. </p>
	<ol>
<li>
<p class="line891"><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/EmailSpam"><font color="#0044b3">EmailSpam</font></a> &#8212; email yang dikirim secara massal ke banyak alamat tujuan tanpa seizin penerimanya. </p>
</li>
	<li>
<p class="line891"><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/EmailHoaks"><font color="#0044b3">EmailHoaks</font></a> &#8212; email yang berisi kabar palsu. </p>
	<ul>
<li>
<p class="line891"><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/EmailHoaksAgama"><font color="#0044b3">EmailHoaksAgama</font></a> &#8212; email berisi berita tidak benar yang berlatar belakang agama. </p>
</li>
	<li>
<p class="line891"><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/DaftarEmailHoaks"><font color="#0044b3">DaftarEmailHoaks</font></a> &#8212; daftar email yang sudah diketahui sebagai hoaks dan beredar di banyak forum (umumnya <em>mailing list</em>). </p>
</li>
</ul>
</li>
	<li>
<p class="line891"><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/EmailDikirimVirus"><font color="#0044b3">EmailDikirimVirus</font></a> &#8212; email yang dikirim oleh komputer yang terinfeksi virus. </p>
</li>
</ol>
</div>
	<p class="info">Email (last edited 2007-02-24 14:00:23 by <span><a title="IkhlasulAmal @ 9.subnet125-163-27.speedy.telkom.net.id[125.163.27.9]" href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/IkhlasulAmal">IkhlasulAmal</a></span>)</p>
	<div /></div>
	<div>
<ul>
<li><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/Email?action=edit&#038;editor=text" name="texteditlink"><font color="#0044b3">Edit (Text)</font></a> </li>
	<li><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/Email?action=edit&#038;editor=gui"><font color="#0044b3">Edit (GUI)</font></a></li>
	<li><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/Email?action=info"><font color="#0044b3">Info</font></a> </li>
	<li><a href="http://nunzagustine.blogsome.com/moin.cgi/Email?action=AttachFile"><font color="#0044b3">Attachments</font></a> </li>
	<li>
<div> More Actions:Raw Text Print View Render as Docbook Delete Cache &#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Check Spelling Like Pages Local Site Map &#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Rename Page Delete Page &#8212;&#8212;&#8212;&#8212; My Pages Subscribe User &#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Remove Spam Package Pages </div>
</li>
</ul>
	<ul>
<li><a href="http://moinmoin.wikiwikiweb.de/"><font color="#0044b3">MoinMoin Powered</font></a> </li>
	<li><a href="http://www.python.org/"><font color="#0044b3">Python Powered</font></a> </li>
	<li><a href="http://validator.w3.org/check?uri=referer"><font color="#0044b3">Valid HTML 4.01</font></a> </li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/e-mail/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Operating System untuk Mobile Devices</title>
		<link>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/mengenal-operating-system-untuk-mobile-devices/</link>
		<comments>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/mengenal-operating-system-untuk-mobile-devices/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2007 00:53:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>IPTEK</category>
		<guid>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/mengenal-operating-system-untuk-mobile-devices/</guid>
		<description><![CDATA[	Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pengenalan terhadap beberapa macam operating system (OS) yang secara dominan mewarnai pasar dunia mobile devices saat ini, walaupun masih ada beberapa nama lainnya yang saat ini relatif sedikit penggunanya secara global market (who are we knows next time?). Terdapat tiga nama OS untuk mobile devices yang popular yaitu Palm dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pengenalan terhadap beberapa macam operating system (OS) yang secara dominan mewarnai pasar dunia mobile devices saat ini, walaupun masih ada beberapa nama lainnya yang saat ini relatif sedikit penggunanya secara global market (who are we knows next time?). Terdapat tiga nama OS untuk mobile devices yang popular yaitu Palm dengan PalmOS-nya, Symbian dengan EPOC-nya, dan Microsoft dengan Pocket PC/ Windows CE-nya. Meskipun demikian gerakan open source telah pula merambah dunia OS mobile devices yaitu dengan hadirnya PDA (personal digital assistant) dengan brand Sharp Zaurus yang menggunakan OS berbasiskan Linux dan Java dengan berbagai keuntungan khas dunia open source yaitu dikenal diseluruh dunia dan free community development. Saya duga kedepan akan cerah prospeknya. </p>
<a href="http://photobucket.com/" target=_blank><img alt="Photobucket - Video and Image Hosting" src="http://i165.photobucket.com/albums/u60/nunacheerup/n93.jpg" border=0/></a>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/mengenal-operating-system-untuk-mobile-devices/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Jaringan Komputer di Indonesia dan Perangkatnya</title>
		<link>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/jaringan-komputer-di-indonesia-dan-perangkatnya/</link>
		<comments>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/jaringan-komputer-di-indonesia-dan-perangkatnya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2007 00:39:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>IPTEK</category>
		<guid>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/jaringan-komputer-di-indonesia-dan-perangkatnya/</guid>
		<description><![CDATA[	Surat kabar, buku, radio dan telelvisi sudah merupakan bagian kehidupan sehari-hari bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Dengan bertambah canggihnya teknolgi mikroelektronika, Fax dan komputer akan mengambil porsi yang cukup besar dalam dunia informasi di Indonesia. Lima tahun yang lalu, nomor telepon di perkantoran yang khusus digunakan untuk fax masih sangat langka. 
	  Saat ini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Surat kabar, buku, radio dan telelvisi sudah merupakan bagian kehidupan sehari-hari bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Dengan bertambah canggihnya teknolgi mikroelektronika, Fax dan komputer akan mengambil porsi yang cukup besar dalam dunia informasi di Indonesia. Lima tahun yang lalu, nomor telepon di perkantoran yang khusus digunakan untuk fax masih sangat langka. </p>
	<p>  Saat ini, nomor telepon Fax sudah merupakanhal yang lazim digunakan di perkantoran. Hal ini menunjukkan bahwa informasi memegang peranan dalam beberapa bidang penting seperti bidang usaha, industri dan pendidikan. Kelancaran proses aliih informasi dan pengolahan data akan sangat membanu berkembangnya dunia usaha, industri dan pendidikan untuk banyak hal, proses alih informaaasi dan pengolahan data akan lebih cepat jika berlangsung antar komputer dibandingkan dengan fax. Bukan tidak mungkin, saluran khusus untuk komunikasi antar komputer (lebih dikenal sebagai jaringan komputer) merupakan hal yang lazim di masa mendatang.<br />
Untuk memungkinkan komunikasi antar komputer, prasarana jaringan komputer yang meliputi wilayah luas perlu dikembangkan. Beberapa alternatif telah dicoba dikembangkan, seperti SKDP (PT Telkom) dan tak lama lagi di beberapa daerah kecil akan beroperasi sistem ISDN (juga dikelola oleh PT Telkom). Alternatif lain yang cukup menarik untuk dikaji adalah jaringan komputer paket radio yang saat ini digunakan oleh tidak kurang dari 2400 orang di seluruh Indonesia, dengan komposisi pengguna : 69% pengguna di perguruan tinngi, 18% pengguna di lembaga pemerintah, 4% pengguna di lembaga pemerintahan, 4% pengguna di lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan 5% pengguna berada di industri/badan kooomersial.  </p>
	<p>Teknologi yang digunakan pada jaringan komputer, merupakan perkembangan teknologi SKDP (PT Telkom). Protokol AX.25 digunakan pada link layer, yang merupakan perkembangan protokol X.25 (SKDP). Diatas protokol AX.25 digunakan protokol/InterNet Protokol) yang memungkinkan integrasi berbagai jenis komputer ke dalam jaringan. Adapun aplikasi utama yang dijalankan dalam jaringan komputer ini adalah :  </p>
	<p>Surat elektronnik.<br />
Diskusi / konferensi secara elektronik.<br />
Pengiriman berkas / file secara elektronik<br />
Akses pada distributed database.<br />
Fasilitas talnet untuk kerja pada komputer yang berjauhan.<br />
Satu hal yang membedakan aplikasi jaringan komputer dengan teknologi lainnya adalah tidak adanya batasan dimensi ruang &#038; waktu. Sebagai contoh, diskusi / seminar / konferensi secara elektronikdapat berlangsung kapan saja, di mana saja bahkan tidak terikat pada batas-batas negara. Globalisasi sangat terasa dengan adanya jaringan komputer.<br />
Pada kesempatan ini akan dibahas secara garis besar beberapa alternatif perangkat keras yang dapat digunakan di PaguyubaNet. Usaha-usaha yang tengah kami lakukan untuk membuat prototipe sederhana perangkat ini akan dilaporkan. Prototipe perangkat keras yang akan dikembangkan sangat sederhana sehingga mudah diadopsi oleh industri elektronika di Indonesia dan bahkan sebetulnya para hobby elektronnika dapat merakit sendiri dengan mudah. Akhirnya, pemikiran tentang standarisasi arsitektur jaringan akan diketengahkan.<br />
  Tabel 2<br />
Tiga alternatif konfigurasi perangkat keras untuk mengkaitkan komputer mikro ke jaringan komputer wilayah luas menggunakan radio komputer mikro terminal node controller radio<br />
komputer mikro medan kecepatan tinggi radio<br />
komputer mikro<br />
I/O card modem kecepatan tinggi radio  </p>
	<p>Alternatif perangkat keras untuk bergabung dalam PaguyubaNet secara umum dapat dibagi dalam tiga pilihan seperti tampak pada Tabel  2. Perbedaan utama alternatif satu dangan yang lain adalah pada perangkat keras perantara komputer mikro dengan radio. Tiap alternatif mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.  </p>
	<p>Pilihan pertama adalah konfigurasi yang umum digunakan oleh stasiun PaguyubaNet di Indonesia. Alternatif ini terdiri atas kombinasi komputer mikro-Terminal Node Controller ( TNC)-radio. Perangkat TNC yang digunakan umumnya dibeli dari luar negeri. Prosesor mikro dalam TNC menjalankan program yang mengatur tata cara komunikasi antar dua komputer dalam jaringan. Tata cara ini dikenal dengan sebutan AX.25. Selain prosesor mikro dalam TNC, terdapat rangkaian modem untuk memungkinkan pengiriman data menggunakan radio. TNC sudah dapat kita buat sendiri di ITB dengan biaya setengah dari harga jual TNC buatan luar negeri.  </p>
	<p>Penggunaan konfigurasi 1 memungkinkan pengkaitan bermacam-macam jenis komputer mikro dalam jaringan PaguyibaNet melalui perangkat TNC. Perangkat lunak yang digunakan dikenal sebagai Network Operating System (NOS) yang memungkinkan menjalankan TCP/IP sehingga bisa mengkaitkan network menggunakan radio dengan sistem jaringan lainnya. Perangkat NOS dapat diperoleh secara cuma-cuma dari kami di Computer Network Research Group, IUC Micro-electronics ITB.  </p>
	<p>Saat ini, jenis komppputer mikro yang umum digunakan di Indonesia adalah PC kompatibel. Melihat keseragaman jenis komputer mikro, maka rpogram AX.25 yang dijalankan dalam TNC sebetulnya dapat kita pindahkan ke komputer mikro. Cukup dengan menambahkan &#8220;medem berkecepatan rendah&#8221; (1200 bit per detik), komputer mikro dapat disambungkan ke PaguyubaNet seperti tampak pada alternatif 2. Modem kecepatan rendah ini sangat sederhana dan mudah dirakit oleh industri kecil elektronika bahkan oleh para hobby elektronika. Rangkaian untuk modem sederhana 1200bps sudah cukup luas dipublikasikan di Indonesia, seperti majalah InfoKomputer dan majalah Elektron. Beberapa industri kecil sudah mulai memproduksi modem ini dengan harga jual sekitar Rp 150.000/modem. Saat ini, modem 1200bps sederhana ini yang menjadi tulang punggung perkembangaan jaringan di Indonesia.  </p>
	<p>Alternatif terakhir (3) adalah konfigurasu stasiun paket radio untuk operasi kecepatan tinggi. Kecepatan modem yang tengah dijajaki adalah 56Kbps minimum (sekitar lima puluh kali lipat kecepatan yang digunakan pada alternatif 1 dan 2). Alternatif ini diperlukan untuk menyambung berbagai jaringan komputer lokal di gedung-gedung yang umumnya berkecepatan tinggi (sekitar 10Mbps). Juga sebagai tulang punggung saluran komunikasi data kecepatan tinggi antar kota. Pembuatan prototipe alternatif 3 tengah dijajaki oleh beberapa staff peneliti di jurusan Teknik Elektro ITB dengan mengadopsi teknologi di PaguyubaNet. Prototipe perangkat yang perlu dikembangkan adalah, card komunikasi khusus pada mikro komputer untuk bekerja pada kecepatan tinggi; Modem kecepatan tinggi; dan perangkat radio khusus yang mampu bekerja pada kecepatan tinggi. Proses perancangan dan perangkat-perangkat ini relatif cukup rumit dibandingkan dengan alternatif-alternatif sebelumnya. Walaupun demikian, kami yakin industri elektronika yang cukup besar seperti PT INTI, PT LEN Industri, PT Elektrindo Nusantara dan PT Elnisa mampu melakukan hal-hal ini dengan baik.  </p>
	<p>Tata cara komunikasi merupakan faktor penting pada pengkaitan jaringan komputer lokal digedung-gedung menggunakan alternatif 3. Pemilihan tata cara komunikasi dilakukan dengan memperhitungkan kompatibilitas dengan cara komnukasi yang umum digunakan. Saat ini, tata cara komunikasi TCP/IP merupakan standar yang digunakan di jaringan-jaringan komputer lokal di gedung-gedung. TCP/IP mulai dikembangkan sekitar sepuluh tahun lalu atas biaya angkatan bersenjata Amerika Serikat. TCP/IP mengatur pengkaitan berbagai komputer dalam jaringan yang terkait wilayah luas tanpa tergantung pada jenis saluran fisik yang digunakan. Keandalan jaringan diawasi secara seksama selama prosees komunikasi berlangsung. Berbagai penggunaan seperti pengiriman surat elektronis dan file antar komputer dapat dilakukan dengan mudah menggunakan TCP/IP. Jelas bahwa proses pengembangan jaringan komputer wilayah luas akan sangat dipermudah dengan mengadopsi tata cara komunikasi standar seperti TCP/IP.  </p>
	<p>TCP/IP saat ini tengah giat dipelajari dan dikembangkan antara lain di Computer Network Research Group, PAU Mikroelektronika ITB. Keterangan cukup lengkap, berupa buku dan file di disket komputer, source code perangkat TCP/IP dapat diperoleh secara non-komersial dari lembaga di atas. Perangkat lunak beserta source code (file program) TCP/IP untuk komputer mikro dapat diperoleh secara non-komersial untuk penggunaan di dunia pendidikan dan amatir radio. Pengambangan perangkat lunak ini tengah dilakukan di lembaga di atas untuk membuka kemungkinan pengkaitan jaringan komputer lokal di berbagai gedung perkantoran menggunakan radio.  </p>
	<p>Kami berharap tulisan ini dapat memberikan gambaran tentang perkembangan jaringan komputer di Indonesia maupun prospek bisnis khususnya dalam dunia elektronika.  </p>
	<p>Oleh : Onno W. Purbo, Ph. D<br />
Computer Network Research Group Inter University Center on Microelektronics Institut Teknologi Bandung Bandung 40132<br />
E-mail : ycldav@itbtw.itb.ac.id </p>
	<p>  Artikel lain :<br />
Y Internet: Sumber Informasi Penting untuk Para Profesional<br />
Y CT Scanner<br />
Y Program Hemat Energi untuk Penerangan yang Lebih Efisien<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
	<p>[Daftar Isi] , [ Nomor 1 ] , [ Nomor 2 ] , [  Nomor 4 ]  , [ Nomor 5 ] , [ Nomor 6 ] , [ Nomor 7 ] , [ Nomor 8 ] </p>
	<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
	<p>[Home] , [Halaman Muka] , [YPTE] , [Sertifikasi Insinyur Profesional] , [Pengurus BKE-PII]</p>
	<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
	<p>© 1996-1998 ELEKTRO Online .<br />
All Rights Reserved. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/03/07/jaringan-komputer-di-indonesia-dan-perangkatnya/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>SMS (Jatuh Cinta Pada Bip Yang Pertama)
Cerpen Edi Santana</title>
		<link>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/02/07/sms-jatuh-cinta-pada-bip-yang-pertamacerpen-edi-santana/</link>
		<comments>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/02/07/sms-jatuh-cinta-pada-bip-yang-pertamacerpen-edi-santana/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2007 00:49:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Sastra</category>
		<guid>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/02/07/sms-jatuh-cinta-pada-bip-yang-pertamacerpen-edi-santana/</guid>
		<description><![CDATA[	Hembusan nada dari lagu yang menenungku menghentikan kehidupanku. Suaranya
lamat-lamat kedengaran di malam yang menyepi ini. Walau pegal sedari tadi tak mampu hentikan jemariku menari, karena otakku kencang berlari. Kata-kata terus meluncur, mengalir, memecah selayaknya sel-sel yang membelah diri terus menerus membentuk jaringan. Dan tubuh dari tulisan mulai rampung, tinggal diperlukan sedikit nyawa untuk menghidupkannya. Aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hembusan nada dari lagu yang menenungku menghentikan kehidupanku. Suaranya<br />
lamat-lamat kedengaran di malam yang menyepi ini. Walau pegal sedari tadi tak mampu hentikan jemariku menari, karena otakku kencang berlari. Kata-kata terus meluncur, mengalir, memecah selayaknya sel-sel yang membelah diri terus menerus membentuk jaringan. Dan tubuh dari tulisan mulai rampung, tinggal diperlukan sedikit nyawa untuk menghidupkannya. Aku ingin menyihir pada segala pembacanya.</p>
	<p>Kebiasaanku mengatakan apa yang aku yakini pada semua huruf yang berbaris rapi terkadang membuahkan sebuah tulisan walau itu terkadang adalah dialog pada diriku. Dan itu menjadi begitu nyata ketika semua nyawa di rumah ini telah singgah pada keheningan malam. Aku mendapatkan segala percakapan pada keheningan ini, tak ada yang lebih indah dari mengungkapkannya. Bukan seperti mengigau diketidak sadaran yang aku yakini juga merupakan dialog yang terjadi di dalam mimpi. Realita yang terjadi sama, tapi mimpi kadang tak bisa dikenang kembali dengan sempurna, ingatan selalu memungkirinya. Bukankah ia hanya bunga mimpi, mekar di saat akal tertidur.</p>
	<p>Kopi dan rokok teman yang setia, satu pelepas kantuk dan satunya lagi bagiku adalah penyambung nyawa. Hembusan yang aku yakini mampu mengalirkan kebuntuan, tercekatnya kebingungan dari mana aku harus memulai semua percakapan. Terkadang aku sedikit konyol, mengharapkan malam mampu berbicara, hanya sang penujum dan ahli bintang yang mampu bertahan menatap di kegelapan. Mataku merasa hampa pada kegelapan, pandanganku masih tak mampu menembusnya, andai aku bisa membaca segala hal di balik kegelapan. Malam bisakah kau berbicara?</p>
	<p>Radio dari bilik tetanggaku sedikit mulai bersahabat, lagunya menemani. Tak terdengar suara-suara pemilik bilik, mungkin sudah tertidur atau mungkin ia sedang berpikir sepertiku. Lagu lama kembali melantun, sebuah lagu kenangan oleh Slank berjudul Anyer 10 maret.</p>
	<p>Malam ini, kembali sadari ku sendiri<br />
Gelap ini, kembali sadari kau telah pergi<br />
Malam ini, kata hati harus terpenuhi<br />
Gelap ini, kata hati ingin kau kembali<br />
Hembus dinginnya angin lautan<br />
Tak hilang ditelan bergalas-gelas arak<br />
Dan kuterdampar…</p>
	<p>Pengembaraanku pada jelajah ruang syair itu tergelincir, sebuah bip dari telepon genggamku (HP). Sepertinya ada SMS baru.</p>
	<p>Apa kabarmu malam ini, aku rindu kamu<br />
Sender : Bidadari; Sent: 12 Januari 2002; 1:30:14</p>
	<p>Aku tersenyum sendiri, dia belum tidur. Bidadariku. Ingin aku membalasnya, tapi sudah dua minggu pulsaku habis. Isi dompet hanya cukup bertahan untuk makan dan membeli rokok hingga akhir bulan ini. Hanya bisa berharap dari gaji bulan berikutnya. Gaji bulan kemarin telah kupakai, sebahagian untuk membeli HP ini, sesuatu yang kurasakan kini sangat dibutuhkan untuk kemudahan komunikasi dilapangan selama peliputan berita atau tugas yang di jadwalkan padaku sebagai wartawan pemula.</p>
	<p>…………<br />
Malam ini, kita bernyanyi lepas isi hati<br />
Gelap ini, kita ucap berjuta kata maki<br />
Malam ini, bersama bulan aku menari<br />
Gelap ini, ditepi pantai aku menangis<br />
Tanpa dirimu ada disisiku, Aku bagai ombak tanpa air<br />
Tanpa dirimu dekat dimataku, Aku bagai hiu tanpa air<br />
Tanpa dirimu dekat dipelukku, Aku bagai pantai tanpa lautan<br />
Kembali lah kasihku<br />
Oooo…<br />
Kembalilah kasih</p>
	<p>Lagu itu masih melantun, belum selesai. Lagu dan isi pesan SMS, masa lalu&#8230;</p>
	<p>Ketika itu aku masih kuliah, di perguruan tinggi negeri yang katanya gudang ilmu. Kenyataannya justru lumbung itu penuh tikus, semua yang ada hanyalah calon-calon plagiator. Dosennya tukang jiplak penelitian dosen dari kampus lain, mahasiswa menjiplak penelitian para senior yang telah tamat duluan. Sesama tukang jiplak sungguh damai, tak ada saling menyalahkan. Rektor memberi label baru, kampus industri. Penghasil robot-robot manusia, yang telah di-setting tanpa kesadaran dan nurani. Dan mahasiswa dikenal sebagai angka-angka, isi otaknya diperam dalam bilangan-bilangan jam lama perkuliahan dan kapasitas otaknya dinilai dengan bilangan-bilangan, skala 4 atau 5. Begitu juga mahasiswa, menilai dosennya dengan rupiah-rupiah.</p>
	<p>Istilah kampus industri dipakai Mbah Rektor untuk mengimbangi pesan Mendiknas –Menteri Mendikte Nasib – dalam rangka penghapusan subsidi. Para peneliti kalang kabut mencari dana penelitian. Meneliti semut yang mengapa gandrung kerja, tinjauan kentut dalam etika kedokteran dihubungkan dengan adat istiadat atau pembelaan atas pembelaan atas pembelaan atas pembelaan studi kasus di partai beringin.</p>
	<p>Mahluk yang selalu kutunggu di DPR (Dibawah Pohon Rindang) ini bukanlah tikus atau sejenisnya. Walau rambut sama hitam, jangan sangka ia akan terjebak oleh keju seperti tikus. Memandang keju pun ia akan berlari, apalagi tikusnya. Berbaju biru celana jeans hitam dia menyapaku. Berbicara panjang kali lebar, tidak ada makna menyempit atau meluas. Semua lugas dan tak berbekas salah prasangka. Kutahu ia orang yang paling jujur kukenal setelah Tuhan.</p>
	<p>Bunyi yang paling kubenci itu mulai bersuara. Bukan mendecit seperti tikus. Atau mengeong seperti kucing. Hanya bip. SMS masuk ke inbox.</p>
	<p>“Lagi-lagi sms masuk, siapa sih dia?” tanyaku curiga.</p>
	<p>Aku bukan membenci teknologi atau karena aku tak memilikinya, tapi sungguh itu kurasakan terlalu mubajir. Mungkin karena aku dapat ditemukan di mana-mana karena aku selalu ada untuk tempat yang sama di tiap-tiap hari. Pagi hingga siang di kampus, sore di sekretariat, malam di rumah. Habis perkara.</p>
	<p>“Temanku yang di Jakarta. Aku ‘kan pernah cerita, abang ini yang membantuku dulu mencari bahan skripsi nantinya,” katanya sambil tersenyum, sejuta arti ada di bibirnya.</p>
	<p>“Isi pesannya apa?” tanyaku lagi menyelidik.</p>
	<p>“Hanya biasa, tentang sekarang dia ada di mana. Dan pertanyaan apakah aku sudah makan siang.”</p>
	<p>“Bah. Kurang kerjaan dia, ibumu pun takkan seramah itu padaku. Memangnya dia mau kasih makan apa?” aku sedikit berang.</p>
	<p>“Walah, Abang. Ini ‘kan basa-basi. Bunga-bunga percakapan.”</p>
	<p>“Siapa pula yang merasa berbunga-bunga? Aku tak suka dengan segala keramahannya. Semua pria itu sama.”</p>
	<p>“Abang berarti melawan teknologi,” ia coba mengalihkan pembicaraan, perdebatan yang kemarin-kemarin juga.</p>
	<p>“Bukan aku melawannya. Tapi kuakui semua teknologi ada baik dan buruknya.”</p>
	<p>“Keburukannya apa sih, Bang?”</p>
	<p>“Dia merayumu. Kata-kata itu berbisa, dapat meracunimu. Sejuta janji sejuta mimpi. Kebenaran dan kebohongan beda tipis bila dipakai sebagai rayuan.”</p>
	<p>“Abang marah nih, bukannya kata-kata Abang lebih mengena di hati. Ini ‘kan hanya tulisan bukan elusan,” godanya.</p>
	<p>“Tapi kau akan ketagihan, seperti kerinduan bila kebiasaan itu hilang. Kau akan mengharap akan kabarnya. Mungkinkah kau sudah bosan denganku?”</p>
	<p>“Walah Bang, kok segitunya. Aku juga sudah bosan menasehati Abang menghentikan merokok. Bukannya itu juga ketagihan?”</p>
	<p>“Jangan disamakan dong. Kamu melarikan pokok permasalahan nih.”</p>
	<p>“Biar Abang tahu kalau Abang juga egois. Mari berdemokrasi. Saling menghargai privasi,” dia berargumentasi.</p>
	<p>“Oh ini yang kau definisikan privasi? Oke aku tak akan memarahimu,” aku meradang.</p>
	<p>“Aku juga tak akan melarang Abang merokok,” dia naik pitam.</p>
	<p>Kami diam, bisu. Angin terpana menangkap suasana dihadapannya. Suasana sejuk di bawah pohon ini mendinginkan panas di kepala perlahan-lahan. Seperti sudah ditakdirkan, lelakilah yang merayu wanita, mencoba untuk melunakkan hatinya.</p>
	<p>“Maaf ya, aku cemburu. Aku takut kata-kata itu menculikmu dariku,” aku meminta maaf.</p>
	<p>Dia hanya tersenyum, dia mengecup pipiku. Tapi matanya masih awas menatap pada genggamannya, HP itu.</p>
	<p>“Bagaimana dengan deal tadi, berarti aku boleh merokok lagi dengan bebas.”</p>
	<p>“Boleh tapi tak ada ciuman,” katanya ketus, marahnya bangkit lagi</p>
	<p>Aku bengong.</p>
	<p>Memikirkan antara pilihan berhenti merokok atau membiarkan hobi barunya, membuat aku bingung. Merokok sangat aku butuhkan, aku tak lengkap sebagai lelaki. Mencium juga kubutuhkan, aku tak lengkap sebagai pacarnya. Sama-sama kecut di bibir bila tak ada rokok dan cium. Tapi mengapa nyaliku hilang, bukannya aku bisa merayunya.</p>
	<p>Hayalku terhenti sejenak, ada sebuah bip dari telepon genggamku . Ada SMS baru.</p>
	<p>Yang bisa kukatakan malam ini, aku ingin selalu dekat denganmu<br />
Mimpiku akan indah bila kau hadir di mimpiku,<br />
peluk dan jangan lepaskan aku<br />
Sender : Bidadari; Sent: 12 januari 2002; 1:44:08</p>
	<p>Isi pesan seperti ini, yang tak aku inginkan dikirim pada gadisku. Bukannya ini akan membuainya, seperti apa yang aku rasakan sekarang. Walau itu hanya kata-kata.</p>
	<p>“Ok, aku setuju. Aku berhenti merokok, kau hentikan menerima sms darinya. Atau dari yang lain. Biarlah kau katakan aku kolot, tapi aku percaya kalau kata-kata dapat menghipnotismu, seperti mereka yang bercinta di cyber, di MIRC,” kataku menyerah, bendera putih terkibar.</p>
	<p>“Berhenti merokok total. Aku tak mau mendengar kau juga curi-curi merokok di belakang ku,” dia memastikan kembali kesepakatan kami.</p>
	<p>Sejak itu, jatahku kembali lancar berjalan, tak ada sunatan. Tapi bibirku tetap kecut pahit. Nikotin telah mengikat liurku. Mencium asap rokok di sekeliling aku jadi ketagihan, tak ubahnya melihat orang makan nasi goreng dan aku hanya bisa menatap sambil berlalu mencium aroma yang gratis terbang. Di kebiasaanku berkumpul dengan teman-teman, membuat aku jadi bahan cemoohan, lelaki yang penakut pada wanita. Wanita ternyata jadi sukarelawan yang terbaik dalam mengkampanyekan anti merokok. Selain rumah sakit yang menakuti dengan poster penyakit kankernya.</p>
	<p>Kebiasaan itu tak berlangsung lama, sekali waktu aku mencuri-curi merokok setelah kami berpisah pulang. Dan kupuaskan seperti tak ada esok hari. Sungguh puas menarik asapnya. Menelan dan membuang sisanya. Dan lengkaplah kejantananku, tak perlu membeli viagra.</p>
	<p>Namun sepertinya ia pun tak jauh berbeda denganku. Sunyi rasanya dunia tanpa bunyi bip itu. Tak ada nada yang lebih panjang dan merdu selain dari sebuah nada. BIP. Sepertinya ku bukan gagap teknologi, tapi keindahan nada tak dirasakannya lagi dari musik-musik atau siulanku. Atau bisikanku. Aku cemburu. Dia jatuh cinta? Pada bip yang pertama?</p>
	<p>Aku pernah curi-curi melihat beberapa pesan dari inbox di-messages, ketika dia lengah meletakkan HPnya. Sejak kesepakatan kami itu, dia makin tak sembarangan meletakkan HPnya. Aku pernah protes untuk itu, tapi dia bilang ia tak mau HPnya hilang, karena memang ia sedikit agak pelupa. Pesan ini tak sempat dihapusnya :</p>
	<p>Tadi malam sejak pembicaraan terakhir<br />
Aku tak bisa tidur, ingat kamu terus<br />
Sender : pangeran</p>
	<p>Sungguh siapakah yang terindah di dunia?<br />
Bungapun tak bisa menyangkal<br />
Dan mereka cemburu padamu<br />
Sender : pangeran</p>
	<p>Bangsat. Percakapan yang panjang tentunya di tiap malam. Dan mengapa aku harus cemburu? Pada pangeran? Pangeran kodok? Sialan, aku marah. Padanya aku bongkar semua itu, aku merasa tertipu. Dia terdiam, sudah kodratnya wanita diam. Mengapa harus ada kodrat lagi?</p>
	<p>“Sejauh ini aku tak tahu tentang perkembangan apa yang kau rasa. Mungkin cinta tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Apakah kau telah terasuk dan diracuni oleh cintanya,” aku menatapnya tajam.</p>
	<p>“Dia bisa menulis apa saja. Dan haruskah kita marah oleh semua kata-katanya. Aku akui aku tetap mencintaimu. Aku hanya bersahabat dengannya. Tak lebih,” dia menatapku, mencumbui amarahku.</p>
	<p>“Tak ada asap kalau tak ada api. Aku tak mau kau terbakar oleh perbuatanmu sendiri.”</p>
	<p>“Percayalah padaku untuk itu. Semua kata-kata itu hanyalah sekedar huruf-huruf yang tak ada makna. Ikon-ikon yang tak punya rasa dan ekpresi.”</p>
	<p>“Tetapi bila terangkai dan bersanding di suasana yang manis, sebuah kata pun dapat melambangkan banyak hal. Apalagi bila kata-kata itu terus menerus hadir, penegasan makna akan lebih jelas.”</p>
	<p>“Haruskah kau cemburu pada kata-kata. Dia tak dapat mengelusku. Hanya kau,” dia merayuku, dan aku lemah oleh kutukan segala kodrat ini.</p>
	<p>“Aku orang yang paling percaya akan kejujuranmu. Itu sudah aku katakan dulu dan berkali-kali. Tuhan pun cemburu untuk itu. Tapi untuk terakhir kalinya, aku tak ingin kau membohongiku lagi. Hentikan saling membalas sms itu. Aku tak mau mengatakan pilih aku atau sms. Sungguh hina aku memberi pilihan itu. Cukup ini kesalahan yang terakhir, aku tak mau ditipu lagi,” kataku menegaskan.</p>
	<p>Dia mengiyakan di pelukku. Amarahku mereda, jauh di relung hatiku aku menyadari penipuanku. Sepertinya kebohonganku dengan rokok membuahkan hal ini. Sejak saat itu aku berjanji berhenti merokok total.</p>
	<p>Tapi yang kupandang – di minggu-minggu yang indah setelahnya – tak bisa menipu, di depanku sendiri aku membacanya. Bukan halusiansi atau mimpi :<br />
Biar kupagut bibirmu<br />
Nafasku tak putus mendapatkan<br />
segala keindahan milikmu<br />
Sender : pangeran</p>
	<p>Jangan malu melakukannya, ikuti nalurimu<br />
Buang jauh segala ragu, biarkan aku merasukimu<br />
Segala kerinduan mencair kini<br />
Sender : pangeran</p>
	<p>Malam ini aku bahagia mendapatkanmu<br />
Dalam pelukanku, jauh dilubuk hatiku<br />
Aku tak ingin kau menjadi milik orang lain<br />
Sender : pangeran</p>
	<p>Aku begitu marah padanya. Segala alasan susah kuterima.</p>
	<p>“Dia marah ketika aku cerita bahwa kau membaca sms nya yang dikirim dulu. Dan dia memancing kemarahanmu dengan mengirim sms ini. Sungguh aku tak melakukan apa-apa dengannya. Sungguh, jangan kita terjebak oleh permainan kata-katanya,” ia menangis, aku tak perduli lagi.</p>
	<p>Aku telah berjanji. Kami dulu telah sepakat. Dan aku memutuskan untuk pisah dulu. Kini sudah 4 bulan lamanya aku tinggalkan dia. Aku beri waktu untuk memikirkan semua itu.</p>
	<p>Apa kabarmu? Semoga kau bahagia dengan kata-kata nya.</p>
	<p>Lagu dari bilik tetangga tak pernah terhenti, mencuri hening. Seperti sebuah narasi musik bagi ziarahku. Kasidah Cinta milik Dewa mengganggu, seperti mengejek. tapi kini aku merasakan hal yang lain. Sungguh indah kini. Apa kabar bidadariku :</p>
	<p>Kujatuh cinta kepadamu<br />
Saat pertama bertemu<br />
Salahkah aku terlalu mencintai<br />
Dirimu yang tak mungkin mencintai aku<br />
Oh Tuhan tolong…<br />
Aku langsung jatuh cinta kepadamu<br />
Cinta pada pandangan pertama<br />
Cinta yang bisa merubah jadi<br />
hidupku jadi lebih berarti<br />
Oh mungkin hanya keajaiban Tuhan<br />
Yang bisa jadikan hambanya yang cantik<br />
Menjadi milikku<br />
……………..<br />
Aku bukanlah laki-laki<br />
Yang mudah jatuh hatinya</p>
	<p>Dan sms kembali datang, tapi aku tak punya pulsa :<br />
Rasuki aku dengan nalarmu dengan lenguh mu<br />
Bibirku masih kering, tubuhku haus oleh keringatmu<br />
Sender : Bidadari; Sent: 12 Januari 2002; 2:10:27</p>
	<p>Bang, aku hamil 4 bulan. Oleh kata-kata<br />
Bagaimana ini, Bang? Dia tak mau bertanggung jawab.<br />
Selain hanya kata-kata. Maafkan aku dulu. SMS balik aku<br />
Sender : gadis; Sent: 12 Januari 2002; 2:15:47</p>
	<p>Maaf Dika, aku salah kirim sms.<br />
Maaf yaaa….<br />
Sender : Bidadari; Sent: 12 Januari 2002; 2:17:27</p>
	<p>Aku terpana, tapi aku tak punya pulsa. Untuk memaki.</p>
	<p>Dan radio itu masih bernyanyi, untuk semua wanita, untuk semua setan yang menemaniku.</p>
	<p>***
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/02/07/sms-jatuh-cinta-pada-bip-yang-pertamacerpen-edi-santana/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>The One -Maliq D&#8217;essentials-</title>
		<link>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/the-one-maliq-dessentials-2/</link>
		<comments>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/the-one-maliq-dessentials-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2007 01:28:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Lyric Lagu</category>
		<guid>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/the-one-maliq-dessentials-2/</guid>
		<description><![CDATA[	Intro: Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;  G
	Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7                 Sepenuh rasa aku menginginkanmu, aku di sini untuk  memilikimu
	Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7 Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp; Em7&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;              [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><strong>Intro: Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;  G</strong></p>
	<p><strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7</strong><br />                 Sepenuh rasa aku menginginkanmu, aku di sini untuk  memilikimu</p>
	<p><strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7 Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp; Em7</strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<br />                 Katakan bila itu bukan maumu, &nbsp;karena ku kini tak dapat berpindah ke hati  yang lain </p>
	<p><strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Em7</strong><br />                 Getaran jiwa mengungkapkan maksudnya, aku di sini merasakan  indahnya</p>
	<p><strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7</strong> <br />                 Katakan bila engkau bukan untukku&nbsp; </p>
	<p><strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7 </strong><br />                 Karena ku kini tak dapat berpindah ke hati yang lain</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<strong>F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7</strong><br />                 <strong>Reff:</strong> Lady I know you&rsquo;re the one for me</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F</strong><br />                 Lady you&rsquo;re the one I need</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Em7&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am</strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp; <br />                 Speak your on and on to love you and I give my soul for you  to love to</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7</strong>&nbsp; <br />                 Lady I know you&rsquo;re the one for me</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F</strong><br />                 I know you&rsquo;re the one I need</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Em7&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bb</strong><br />                 Speak your on and on to love you and I give my soul for you  to love to</p>
 <br /> 
<p><strong>Interlude: Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;  F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7 (2x)</strong></p>
	<p><strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7</strong><br />                 Maka bila akupun merasakan pada getaran itu</p>
	<p><strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7</strong><br />                 Meskipun ku mengerti engkau di situ masih meragu</p>
	<p><strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7</strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp; <br />                 Engkau buka sebuah ruang untukku, namun ku akan setia  menanti hingga kau yakini</p>
                <br /> 
<p><strong>Kembali ke: Reff</strong></p>
	<p><strong>Am</strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <br />                 Loving you, loving you, that&rsquo;s all I want is you</p>
	<p><strong>F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Em7</strong><br />                 Loving you, loving you, that&rsquo;s all I want is you&hellip; (4x)</p>
                <br /> 
<p><strong>Interlude: F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;  Em7&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am (4x)</strong></p>
                <br /> 
<p><strong>Kembali ke: Reff</strong></p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<strong>F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am</strong><br />                 Oh lady, lady, you know that&rsquo;s you&rsquo;re the one</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<strong>C&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am</strong><br />                 I wanna be the one, you know that&rsquo;s you&rsquo;re the one </p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<strong>C&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am</strong><br />                 I wanna be the one, you know that&rsquo;s you&rsquo;re the one </p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<strong>F&nbsp; Em7</strong><br />                 Yeah&hellip; you are the one &hellip; &nbsp;&nbsp;yes you are&hellip; yes you are&hellip;</p>
	<p><strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; C</strong><br />                 Yeah yes you are&hellip; yes you are&hellip; yeah&hellip;</p>
	<p><strong>F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Em7</strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <br />                 Yes you are&hellip; yes you are&hellip; yes you are&hellip; </p>
	<p><strong>Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; C&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp; C</strong><br />                 Yes you are&hellip; can&rsquo;t I&rsquo;ll be the one</p>
                <br /> 
<p><strong>Coda: F&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em7&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;  C (2x)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/the-one-maliq-dessentials-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Bertahan - Rama-</title>
		<link>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/bertahan-rama/</link>
		<comments>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/bertahan-rama/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2007 01:18:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Lyric Lagu</category>
		<guid>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/bertahan-rama/</guid>
		<description><![CDATA[	
Intro: G
	&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D&nbsp; Em&nbsp; D Lihat aku di sini
	&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; C&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; DKau lukai hati dan perasaan ini
	&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D&nbsp;&nbsp; Em&nbsp;&nbsp; D&nbsp; Tapi entah mengapa
	C&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; DAku bisa memberikan maaf padamu
	&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Em&nbsp; &nbsp;D &nbsp;C&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; (*) Mungkin karena cinta padamu
	&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; DTulus dari dasar hatiku
	&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em D C AmMungkin karena aku berharap
	&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;DKau dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><a href="http://photobucket.com/" target="_blank"><img alt="Photobucket - Video and Image Hosting" src="http://i165.photobucket.com/albums/u60/nunacheerup/nunz.jpg" border="0" /></a>
<p><strong>Intro: </strong>G</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D&nbsp; Em&nbsp; D <br />Lihat aku di sini</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; C&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D<br />Kau lukai hati dan perasaan ini</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D&nbsp;&nbsp; Em&nbsp;&nbsp; D&nbsp; <br />Tapi entah mengapa</p>
	<p>C&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D<br />Aku bisa memberikan maaf padamu</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;Em&nbsp; &nbsp;D &nbsp;C&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <br />(*) Mungkin karena cinta padamu</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D<br />Tulus dari dasar hatiku</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em D C Am<br />Mungkin karena aku berharap</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;D<br />Kau dapat mengerti cintaku</p>
	<p><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D Em D<br /><strong>Reff I:</strong> Lihat aku di sini &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;C&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D<br />Bertahan, walau kau selalu menyakiti</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D&nbsp;&nbsp; &nbsp; Em&nbsp;&nbsp; D<br />Hingga air mataku</p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; C&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp; D&nbsp;&nbsp; <br />Tak dapat menetes dan habis terurai</p>
	<p><strong>Kembali ke: (*)</strong></p>
	<p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em <br /><strong>Reff I I:</strong> Meski kau terus sakiti aku</p>
	<p>D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; C&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am<br />Cinta ini akan selalu memaafkan</p>
	<p>D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Em D&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; C<br />Dan aku percaya nanti engkau mengerti</p>
	<p>G&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp; D<br />Bila cintaku tak &lsquo;kan mati</p>
	<p><strong>Kembali ke Reff I I, 1 (do)=A </strong></p>
	<p><strong>Int: C&nbsp;&nbsp;&nbsp; Cm&nbsp;&nbsp;&nbsp; Am&nbsp;&nbsp;&nbsp; D </strong></p>
	<p><strong>Coda: A </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/bertahan-rama/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>The One -Maliq D&#8217;essentials</title>
		<link>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/the-one-maliq-dessentials/</link>
		<comments>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/the-one-maliq-dessentials/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2007 00:55:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Lyric Lagu</category>
		<guid>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/the-one-maliq-dessentials/</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/the-one-maliq-dessentials/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tombol Panik di Sepatu</title>
		<link>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/tombol-panik-di-sepatu/</link>
		<comments>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/tombol-panik-di-sepatu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2007 00:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>IPTEK</category>
		<guid>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/tombol-panik-di-sepatu/</guid>
		<description><![CDATA[	Rabu, 31 Januari 2007 | 00:17 WIB
	TEMPO Interaktif, Jakarta:
Bedanya, sepatu buatan Daniel ini lebih bertujuan untuk korban penculikan, yang akan memancarkan sinyal stres bila pengguna sepatu menekan tombol panik di sepatu. Sinyal itu hanya bisa diketahui oleh beberapa orang yang telah dipilih sebelumnya.
	Bila tombol panik itu ditekan, GPS akan memancarkan lokasi korban kejahatan itu, sehingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Rabu, 31 Januari 2007 | 00:17 WIB</p>
	<p>TEMPO Interaktif, Jakarta:<br />
Bedanya, sepatu buatan Daniel ini lebih bertujuan untuk korban penculikan, yang akan memancarkan sinyal stres bila pengguna sepatu menekan tombol panik di sepatu. Sinyal itu hanya bisa diketahui oleh beberapa orang yang telah dipilih sebelumnya.</p>
	<p>Bila tombol panik itu ditekan, GPS akan memancarkan lokasi korban kejahatan itu, sehingga pertolongan bisa segera diberikan. Alat yang telah dipatenkan ini menyatakan tombol alarm jari kaki ini bisa dimasukkan ke dalam sepatu, sehingga pemakai sepatu bisa menyalakan alarm tanpa membuat gerakan mencurigakan.</p>
	<p>Daniel menyatakan, dia memiliki gagasan untuk membuat perangkat GPS ketika putranya yang berusia 8 tahun menghilang dari sekolahnya di Atlanta, Amerika Serikat. Untung saja bocah itu akhirnya ditemukan, begitu juga ide membuat sepatu GPS.</p>
	<p>Teknologi ini terdiri atas 5 x 7,5 sentimeter chip komputer yang dimasukkan ke dalam sepatu. Sama dengan sepatu pintar GTX, peranti ini juga dijamin antiair dan tahan guncangan serta mampu menahan beban sampai 136 kilogram. &#8220;Anda boleh lupa membawa telepon atau jam tangan, tapi Anda tak akan meninggalkan rumah dan lupa memakai sepatu,&#8221; kata pengusaha sepatu itu.</p>
	<p>Perusahaan Quantum Satellite Technology berencana menjual sepatu ini pada Maret mendatang dengan harga berkisar Rp 3,2 juta tiap pasang. Tapi sinyal GPS yang terpancar dari sol sepatu tak akan berfungsi bila si penculik mencopot sepatu itu sebelum melempar korban ke bagasi.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/31/tombol-panik-di-sepatu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>DEMO INSTALASI WIRELESS INTERNET

Bersama Onno W.Purbo</title>
		<link>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/24/demo-instalasi-wireless-internetbersama-onno-wpurbo/</link>
		<comments>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/24/demo-instalasi-wireless-internetbersama-onno-wpurbo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Jan 2007 00:49:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
		<guid>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/24/demo-instalasi-wireless-internetbersama-onno-wpurbo/</guid>
		<description><![CDATA[	Kebutuhan         informasi melalui internet                  
	Dewasa         ini pemakaian internet sebagai media untuk memperoleh informasi secara         [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<h2 align="justify"><font>Kebutuhan         informasi melalui internet                  </font></h2>
	<p class="MsoBodyText" align="justify"><font>Dewasa         ini pemakaian internet sebagai media untuk memperoleh informasi secara         cepat, mudah dan murah telah menjadi salah satu kebutuhan berbagai         kalangan. Hal ini tampak dari jumlah pengguna internet yang semakin         meningkat dari waktu ke waktu, baik untuk keperluan pendidikan, bisnis,         ataupun sekedar keperluan         komunikasi serta hiburan. </font><font>Namun         penggunaan internet sebagai media informasi saat ini masih dirasakan         mahal apabila ditinjau secara ekonomis.                  </font></p>
	<p class="MsoBodyTextIndent" align="justify"><font>Apakah         wireless internet itu dan mengapa perlu dikembangkan ? Wireless internet         adalah internet yang menggunakan frekuensi radio dan bekerja pada         kecepatan tinggi yaitu 11-54 Mbps, jauh lebih cepat daripada layanan         internet melalui telefon yang dikelola PT TELKOM dengan kecepatan         maksimum 56 Kbps.                  </font></p>
	<p class="MsoNormal" align="justify"><font>Pemakaian         wireless internet memungkinkan akses internet selama 24 jam dengan         biaya sangat murah karena wireless internet&nbsp;         tidak akan dikenakan pulsa         Telkom, sehingga pemakai hanya dikenakan biaya pembayaran kepada         Internet Service Provider/ISP-nya saja.                  </font></p>
	<p class="MsoNormal" align="justify"><font>Sebagai         upaya untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat agar masyarakat         secara mandiri dapat lebih maju dalam berbagai hal, tentunya terobosan         baru seperti wireless internet ini perlu mendapat perhatian dan dukungan         khususnya dari kalangan perguruan tinggi dan pusat-pusat informasi (perpustakaan         dll) sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati informasi secara lebih         ekonomis.                  </font></p>
	<p class="MsoNormal" align="justify"><font>Bahkan         apabila masyarakat sudah benar-benar memahami manfaat wireless internet,         dapat dibentuk dan dikembangkan jaringan-jaringan di tingkat RT atau         RW sehingga biaya pemakaian internet dapat ditekan menjadi sekitar Rp         150 s/d Rp 300 ribu per rumah setiap bulan untuk akses internet 24 jam.                  </font></p>
	<p class="MsoNormal" align="justify">&nbsp;</p>
	<p class="MsoNormal" align="justify"><font><strong>Prospek         pengembangan wireless internet di Indonesia</strong></font></p>
	<p class="MsoBodyTextIndent2" align="justify"><font>Berdasarkan         laporan dari berbagai sumber, sejauh ini telah beroperasi di Indonesia         2500+ node dan hal ini diperkirakan akan terus berkembang pesat seiring         dengan perkembangan harga berbagai perangkat pendukungnya yang semakin         lama semakin murah.</font></p>
	<p class="MsoNormal" align="justify"><font>Atas         dasar pemikiran dan kenyataan tersebut , UPT Perpustakaan ITB sebagai         pusat informasi memandang perlunya melakukan penyebarluasan informasi         mengenai teknologi wireless internet melalui demo instalasi ini.                  </font></p>
	<p class="MsoNormal" align="justify"><font>Wireless         internet memungkinkan setiap orang yang memperoleh informasi         sebanyak-banyaknya dari berbagai sumber di seluruh dunia secara cepat         dan murah, sehingga transfer pengetahuan dapat berlangsung lebih efektif         dan efisien.                  </font></p>
	<p class="MsoNormal" align="justify"><font>&nbsp;                  </font></p>
	<p class="MsoBodyText3" align="justify"><font><strong>Mengapa         Anda perlu menghadiri demo instalasi wireless internet ?</strong></font></p>
	<p class="MsoBodyTextIndent2" align="justify"><font>Demo         akan dipandu langsung oleh Dr.Onno W.Purbo yang selama bertahun-tahun         telah meneliti serta mengembangkan internet, dan akan berbagi         pengetahuan, pengalaman serta berbagai teknik instalasi wireless         internet.</font></p>
	<p class="MsoNormal" align="justify"><font>Bila         Anda seorang peminat dan pemerhati masalah komputer serta internet, Anda         akan melihat bagaimana mudahnya melakukan instalasi dan membangun         jaringan wireless internet                   </font></p>
	<h3>&nbsp;</h3>
	<h3><font>Materi         demostrasi</font></h3>
	<ul>
<li>
<p class="MsoNormal"><font>Konsep             WiFi&nbsp; infrastructure                          </font>           </p>
</li>
	<li>
<p class="MsoNormal"><font>Persiapan             peralatan WiFi                          </font>           </p>
</li>
	<li>
<p class="MsoNormal"><font>Instalasi             WLAN pada Microsoft Windows (penggunaan client utility)                          </font>           </p>
</li>
	<li>
<p class="MsoNormal"><font>Instalasi             WLAN card pada LINUX                          </font>           </p>
</li>
	<li>
<p class="MsoNormal"><font>IWCONFIG                          </font>           </p>
</li>
	<li>
<p class="MsoNormal"><font>Teknik             instalasi dan konfigurasi Access Point                          </font>           </p>
</li>
	<li>
<p class="MsoNormal"><font>Teknik             membangun router/proxy WLAN                          </font>           </p>
</li>
	<li>
<p class="MsoNormal"><font>Teknik             perhitungan wireless connection                          </font>         </p>
</li>
 </ul>
	<p class="MsoNormal"><font>Antenna         dan kabel                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>Teknik         desain WLAN MAN                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>&nbsp;                  </font></p>
	<h4><font>Waktu         dan tempat</font></h4>
	<p class="MsoNormal"><font>Hari         dan tanggal : Selasa, 10 Juni 2003                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>Waktu&nbsp;&nbsp; : 13.00 - 17.00 WIB                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>Tempat : Gedung Basic Science A&nbsp; Lantai         4                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>&nbsp;         Institut Teknologi Bandung                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>&nbsp;         Jalan Ganesa 10 - Bandung 40132                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>&nbsp;                  </font></p>
	<h4><font>Registrasi         peserta</font></h4>
	<p class="MsoNormal"><font>o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;         </span>Biaya Rp 35.000/orang ( mahasiswa/pelajar)                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;         </span>Rp 50.000 per orang&nbsp; (umum)                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>(termasuk         snacks dan sertifikat)                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>&nbsp;                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><strong><font>Harap         menghubungi:                  </font></strong></p>
	<p class="MsoNormal"><font>UPT         Perpustakaan ITB                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>Contact:         Ena/Djoni/Dewi/Yati/Kory                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>Jalan         Ganesa 10 - Bandung 40132                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>Telefax:         022 - 2500089                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>E-mail&nbsp;         : ena@unix.lib.itb.ac.id                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;         djoni@unix.lib.itb.ac.id                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>&nbsp;                  </font></p>
	<p class="MsoNormal"><font>Paper         pendukung demo instalasi dapat di-download&nbsp;         dari:                  </font></p>
	<p><font>http://www.apjii.or.id/~voipmerdeka/practical-guide/</font>         </p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Sumber:http://fisika.uns.ac.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nunzagustine.blogsome.com/2007/01/24/demo-instalasi-wireless-internetbersama-onno-wpurbo/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
